Twitter putus hubungan dengan LinkedIn benarkah? berita berbeda dengan berita facebook yang sibuk membeli face.com.
Sejak tahun 2009 twitter dan LinkedIn telah memulai kerjasamanya untuk memungkinkan berinteraksi dan saling berbagi di kedua flatform tersebut. saat itu sobat bisa men sinkronkan akun twitter sobat ke akun likeldn dan sebalik nya, tapi sekarang kaga bisa lagi bro. MEREKA SUDAH BERCERAI, hhaha (kaya kawinan ya)
terhitung dari hari jumat kemarin, Dengan demikian, Sobat pengguna LinkedIn sekaligus Twitter tak bisa lagi memposting tweet sobat di halaman jejaring sosial profesional tersebut.
Twitter putus hubungan dengan LinkedIn
Buat yang belum tau, LinkedIn Didirikan pada bulan Desember 2002 dan diluncurkan pada Mei 2003 serta merilis ke dalam bahasa Indonesia Desember 2011, merupakan professional network terbesar di dunia dengan 40 juta anggota dan sedang berkembang dengan sangat pesat. LinkedIn mampu mempertemukan anda dengan orang-orang yang ada percaya dan membantu anda untuk saling bertukar ide, pengetahuan serta kesempatan dengan jaringan professional yang sangat besar. kalo twitter pastinya sudah tau dong ya.
“Sejalan dengan langkah Twitter untuk mengembangkan platform, mulai sekarang tweet tidak lagi tampil di LinkedIn,” kata Kepala Produk Konten LinkedIn, Ryan Roslansky, dalam pengumuman resmi LinkedIn, akhir pekan waktu Amerika.
Di dalam postingan Blog LinkedIn juga mengumumkan tidak lagi bermitra dengan Twitter.
Tapi di katakan juga, meski Twitter Putus hubungan dengan LinkedIn, pengguna LinkedIn masih bisa membuat update di situsnya dengan manual tentu saja, dengan cara mengklik tombol untuk berbagi ke Twitter. Tapi jika melakukan hal yang sama sebaliknya, kini tidak bisa lagi dilakukan.
Twitter putus hubungan dengan LinkedIn
Banyak rumor yang muncul tentang alasan pasti berakhirnya kemitraan tersebut. Meski masih diragukan, salah satu kemungkinan karena Twitter ingin putus hubungan dari perusahaan LinkedIn itu setelah adanya kasus pelanggaran pencurian 6,46 juta yang telah bocor yang kemudian diunggah ke internet secara online dan gratis diakses siapa saja. dengan alasan sistem keamanan LinkedIn yang tidak begitu menjamin keamanan pengguna Twitter berimbas pada ketakutan twitter.
Namun di samping itu bayak juga persepsi kemungkinan alasan lain, salah satunya yakni Twitter dan LinkedIn tidak bisa mencapai kesepakatan mengenai pendapatan iklan potensial dengan kata lain tidak terjadi kesepakatan antara Twitter dan LinkedIn seputar bagi hasil keuntungan iklan.
yang jelas, kata juru bicara LinkedIn, perpisahan itu berjalan damai dan kedua perusahaan selalu bekerjasama dengan baik setelah Twitter putus hubungan dengan LinkedIn






