Sejarah Musik Tradisional

Sejarah Musik Tradisional

Sejarah Musik Tradisional, Indonesia sob, memang punya beragam kesenian dari tiap daerahnya. Dari Sabang sampai Merauke, kesenian di tiap daerahnya memiliki ciri khasnya masing-masing. Dan itu bisa disebut dengan musik tradisional. Dan bagaimana perkembangan dan sejarah musik tradisional di Indonesia? Oke sob mending langsung kita bahas tentang sejarah musik tradisional di Indonesia.

Sejarah Musik Tradisional

Sejarah musik tradisional kita awali dari musik tradisional merupakan musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun dan dipertahankan sebagai sarana hiburan, terdapat tiga komponen yang saling mempengaruhi yaitu seniman, musik dan juga para masyarakat penikmatnya. Musik tradisional di Indonesia sangat berkembang, dan juga menonjolkan ciri keindonesiaannya baik dalam bahasa maupun gaya melodinya. Sejarah musik tradisional di Indonesia memiliki beberapa tahapan perkembangan, tahapan-tahapan dalam sejarah musik tradisional adalah sebagai berikut.

Masa Sebelum Masuknya Pengaruh Hindu-Buddha

sejarah musik tradisional di masa ini, musik dipakai untuk kegiatan ritual dari masyarakat. Dalam beberapa kelompok juga, bunyi-bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat musik tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Alat musik yang digunakan dalam masa ini biasanya menggunakan alat musik yang berasal dari alam sekitarnya.

Masa Setelah Masuknya Pengaruh Hindu-Buddha

sejarah musik tradisional di masa ini, perkembangan musik mulai masuk ke istana-istana khususnya di Jawa. Dan saat itu, musik tidak hanya dipakai dalam kegiatan ritual saja, tetapi musik juga dipakai dalam kegiatan keistanaan seperti dipakai dalam sarana hiburan para tamu raja. Dalam sejarah musik tradisional. Musik yang berkembang adalah musik gamelan. Musik gamelan sendiri terdiri dari 5 kelompok, yaitu ada kelompok balungan, kelompok blimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang dan juga kelompok pelengkap.

Masa Setelah Masuknya Pengaruh Islam

sejarah musik tradisional di masa ini disebarkan oleh para pedagang Arab. Selain mereka berdagang dan juga menyebarkan agama Islam, para pedagang Arab juga memperkenalkan musik mereka. Alat musik yang mereka gunakan yaitu berupa alat musik gambus dan rebana. Dan dari sanalah muncul orkes-orkes gambus di Indonesia sampai saat ini.

Masa Kolonialisme

dalam sejarah musik tradisional, masuknya bangsa Barat ke Indonesia juga membawa pengaruh besar dalam perkembangan musik di Indonesia. Orang-orang Barat mulai memperkenalkan berbagai alat musik dari negeri mereka, seperti biola, cello, gitar, seruling atau flute dan juga ukulele. Dalam sejarah musik tradisional, mereka juga membawa sistem solmisasi dalam berbagai karya lagu. Dan masa ini merupakan masa perkembangan musik modern di Indonesia. Saat itu, para musisi Indonesia mulai menciptakan sajian musik yang merupakan penggabungan musik Barat dan musik Indonesia. Sajian musik tersebut dikenal dengan musik keroncong.

Masa Kini

dalam sejarah musik tradisional, seiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia, masuk juga berbagai jenis alat musik seperti pop, jazz, blues, rock, rnb dan lain-lain. Selain itu, masuk juga musik dari negeri India yang dibawa melalui film-filmanya. Dan dari hal itu perkembangan musik di Indonesia terjadi perpaduan antara musik asing dengan musik Indonesia. Musik India mengalami perpaduan dengan musik Melayu sehingga menghasilkan jenis musik dangdut. Dalam sejarah musik tradisional, berkembang pula jenis musik yang memadukan unsur barat dengan unsur musik kedaerahan, terutama dalam alat-alat musiknya. Dan jenis musik tersebut biasanya disebut dengan musik etnis.

Sejarah musik tradisonal berlanjut, secara umum fungsi musik bagi masyarakat di Indonesia sering dipakai untuk upacara ritual yang biasanya berkaitan dengan upacara kematian, pernikahan, kelahiran atau upacara keagamaan dan juga kenegaraan. Selain itu, musik juga sering dipakai dalam media hiburan, media komunikasi, pengiring tari-tarian dan juga sarana ekonomi.

Sejarah Musik Tradisional

Itu dia tadi sob sedikit cerita tentang sejarah musik tradisional khususnya di Indonesia, memang dari Sabang sampai Merauke, di masing-masing daerah memiliki keaneka ragaman musik dengan ciri khasnya tersendiri. Namun, di zaman yang serba modern ini sob, mungkin musik tradisional mulai sedikit dilupakan karena pengaruh dari musik-musik modern yang mudah kita temui di berbagai media, jadi sebagai kaum muda sebaiknya kita lah yang menjaga dan melestarikan seni musik tradisional negara kita sob. Semoga tulisan sejarah musik tradisional ini dapat bermanfaat untuk semua pembacanya, dan terima kasih telah membaca tulisan tentang sejarah musik tradisional.

1 Reply

  1. Rizka Wahyuni Gdis Bieruen Reply

    thaks ya ats berbgi ilmu@

Reply